Berita Terkini

45

KPU Blora Lakukan Sinkronisasi PDPB Triwulan IV dengan Bawaslu

Blora — KPU Kabupaten Blora melakukan rapat Sinkornisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 dengan Bawaslu Blora yang digelar di ruang pertemuan KPU Blora, Kamis (5/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga validitas dan akurasi data pemilih. Ketua Divisi Rendatin KPU Blora, Heni Rina Minarti, menjelaskan, tujuan kami memastikan setiap warga Blora yang berhak memiliki hak pilih terdaftar dengan benar. KPU menerima hasil tindak lanjut atas saran perbaikan yang diberikan Bawaslu Blora. "Kami mendapati satu data pemilih meninggal dunia belum kami tindak lanjuti karena bukti pendukung belum lengkap. Seluruh masukan Bawaslu akan kami proses dalam pembaruan data berikutnya,” kata Heni. Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan, mengungkapkan bahwa sebelumnya Bawaslu Blora telah memberikan data saran perbaikan, meliputi pemilih baru dan pemilih meninggal dunia. “Kami meminta setiap tindak lanjut diberikan keterangan yang jelas agar hasil dari PDPB berjalan akuntabel,”ujarnya. Sementara Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Blora, Muhammad Mustain, juga memaparkan temuan pengawasan di lapangan. “Saat pengawasan coktas di Banjarejo, kami menemukan perbedaan data yang dibawa KPU dengan data kependudukan yang dimiliki oleh pemilih. Temuan ini kami sampaikan untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.


Selengkapnya
55

KPU Blora Perkuat Integritas dan Kualitas Kelembagaan Melalui Konsep Dandan-dandan Omah di Jawa Tengah

​Semarang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora menunjukkan komitmen kuat dalam pembenahan internal dan peningkatan mutu kinerja dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan dan Pengawasan Internal Anggota KPU se-Jawa Tengah, Kamis (4/12/2025). Acara dibuka oleh Kadiv Sosdiklih Parmas KPU Jateng, Akmaliyah selaku Plh. Ketua, dan dihadiri juga Kadiv SDM Litbang, Mey Nurlela, Kadiv Hukum dan Pengawasan, Muslim Aisha, Kadiv Teknis Penyelenggaraan, Muhammad Machruz dan Plh. Sekretaris KPU Jateng, Eko Supriono. Acara penting ini menjadi wadah strategis untuk mengimplementasikan konsep filosofis "Dandan-dandan Omah" sebuah terminologi yang secara lugas bermakna mengevaluasi, memperbaiki, dan mengembangkan diri serta kelembagaan. 'Dandan-dandan Omah': Spirit Pembenahan Menyeluruh ​Konsep "Dandan-dandan Omah," yang dalam bahasa Jawa berarti 'memperbaiki rumah,' diangkat sebagai materi utama Rakor.  Konsep ini menekankan perlunya seluruh anggota KPU di berbagai tingkatan untuk secara jujur dan transparan merefleksikan kembali kinerja yang telah berjalan, mengidentifikasi potensi kelemahan dan tantangan, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan progresif demi menyambut tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. ​Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Blora, Ahmad Mustakim bersama Kadiv Hukum dan Pengawasan, Noorman Pramono dan Kassubag Parmas dan SDM, Wahyu Aditya Putra yang hadir dalam Rakor ini menerima pembekalan mendalam terkait pengawasan Internal. "Penegasan pentingnya kepatuhan terhadap kode etik, peraturan perundang-undangan, dan prosedur operasional baku. ​Peningkatan Kapasitas SDM, strategi untuk mengasah kompetensi teknis dan manajerial anggota KPU agar semakin profesional. Penguatan Sinergi dengan membangun harmonisasi kerja antar divisi dan dengan stakeholder eksternal," ungkap Mustakim. ​Tujuan dan Dampak Rakor bagi KPU Blora ​Bagi KPU Blora, partisipasi dalam Rakor ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk mengkalibrasi ulang standar kerja internal.  "Materi "Dandan-dandan Omah" menjadi pemicu untuk meningkatkan akuntabilitas, memastikan setiap kebijakan dan keputusan KPU Blora dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," jelas Mustakim. "Mewujudkan integritas, memperkuat mental antikorupsi dan menjaga netralitas kelembagaan. Mengoptimalkan layanan, dengan menjamin seluruh proses tahapan Pemilu/Pilkada berjalan lancar, tertib, dan inklusif," tegas Mustakim. ​Melalui spirit "Dandan-dandan Omah," KPU Blora bertekad untuk tidak hanya menjadi penyelenggara Pemilu yang andal, tetapi juga menjadi institusi publik yang modern, kredibel, dan senantiasa adaptif terhadap dinamika demokrasi.


Selengkapnya
60

KPU Blora Gelar Pleno Rutin Bulan Desember 2025, Pastikan Kegiatan Berjalan Optimal

Blora - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Blora menggelar Rapat Pleno Rutin bulan Desember bertempat di Aula KPU Blora, pada Selasa, (2/12/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Blora ini dihadiri oleh seluruh komisioner dan jajaran sekretariat. Rapat pleno rutin minggu pertama ini adalah membahas kegiatan apa saja pada bulan Desember 2025. Ketua KPU Kabupaten Blora, Widi Nurintan Ari Kurnianto mengatakan, rapat ini bertujuan menentukan kegiatan-kegiatan bulan Desember ini. "Pleno ini menjadi agenda wajib kami untuk memastikan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan bulan ini," ungkap Widi. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Blora, Ahmad Mustakim mengatakan, rapat ini menjadi hasil penetapan teknis hasil pleno menjadi pedoman penting yang dapat dilaksanakan secara akurat dan sesuai prosedur. "Dalam pleno ini juga dibahas peningkatan kapasitas, rencana sosialisasi, dan juga revisi dan optimalisasi serapan anggaran," jelas Mustakim. Pleno ini diharapkan dapat memperkuat pondasi kelembagaan KPU Blora dan meningkatkan profesionalitas seluruh jajaran penyelenggara Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Blora.


Selengkapnya
65

KPU Blora Paparkan Strategi Distribusi Logistik pada Ngopi Asli KPU Jateng Fokus Pelayanan Wilayah Terluar

BLORA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora berperan aktif dalam kegiatan Ngopi Asli (Ngobrol Pemilu Ahli dan Solutif) bertema “Strategi Long Passing dalam Mewujudkan Distribusi yang Efektif, Efisien, Tepat Waktu dan Tepat Sasaran di Wilayah Terjauh dan Tersulit" yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring, Selasa (2/12/2025).  Forum ini berfokus pada strategi pendistribusian logistik Pemilu ke wilayah perbatasan dan desa-desa dengan kondisi geografis kompleks di Jawa Tengah. Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono menegaskan bahwa pemenuhan logistik merupakan bagian langsung dari pemenuhan hak pemilih. "Tidak boleh ada pemilih yang tidak terlayani hanya karena logistik. Pengetahuan dan tata kelola logistik harus diwariskan agar tidak mulai dari nol di setiap periode," tegasnya. Anggota KPU Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron, menyampaikan pentingnya pengarsipan dan peningkatan kapasitas sumber daya secara berkelanjutan. "Pengelolaan logistik harus terus mengikuti dinamika regulasi. Kesiapsiagaan tidak boleh terhenti ketika tidak ada tahapan,”ujarnya. Sejumlah Ketua KPU Kabupaten/Kota yng menjadi narasumber turut memaparkan pengalaman regional. Dari Brebes, Muhammad Taufik Z.E menegaskan tantangan wilayah luas dan medan ekstrem. "Distribusi di wilayah tersulit adalah kunci menjaga kedaulatan demokrasi. Mitigasi harus presisi dan terukur,”ungkapnya. Sementara Himawan Tri P. dari KPU Tegal menyoroti sisi teknis dan manajemen risiko. "Cuaca, gudang, dan koordinasi lintas pihak harus menjadi perhatian. Efisiensi akan menekan potensi kerusakan dan kesalahan administrasi,” jelasnya. Ketua KPU Wonogiri, Satya Graha, menambahkan evaluasi insiden lapangan sebagai pembelajaran penting. "Kesalahan sekecil apa pun harus dianalisis. Evaluasi adalah kunci perbaikan," tegasnya. Pada kesempatan ini, Ketua KPU Blora, Widi Nurintan, didapuk sebagai salah satu pembicara untuk menyampaikan praktik strategis KPU Blora dalam menjamin distribusi logistik ke wilayah perbatasan dan area terdalam yang menjadi perhatian khusus dalam setiap pemilu.  "Wilayah terluar selalu kami prioritaskan dalam distribusi. Hak pilih masyarakat harus dijamin, berapa jauh pun lokasinya. Kunci utamanya adalah pemetaan presisi, armada siap, dan koordinasi total," tegasnya. Widi menegaskan bahwa keterlibatan Blora sebagai narasumber merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menguatkan kesiapan pemilu secara provinsi. Pengalaman langsung lapangan menjadi referensi penting bagi daerah lain dalam memastikan logistik tiba tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, dan aman hingga TPS paling terdalam. KPU Blora berkomitmen untuk terus memperkuat sistem, memperluas kolaborasi, dan menjaga integritas pelayanan logistik sebagai bagian dari penyelenggaraan pemilu yang profesional, inklusif, dan berintegritas.


Selengkapnya
93

Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengawas Pemilu dan Sinergi Mitra Kerja Menuju Integritas Demokrasi di Blora

BLORA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora turut serta dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pengawas Pemilu Bersama Mitra Kerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Kamis, 27 November 2025.  Acara yang berfokus pada refleksi, evaluasi, dan penguatan sinergi ini diselenggarakan di Hotel Azana Blora. ​Peningkatan Kapasitas di Masa Non-Tahapan ​Kegiatan ini secara spesifik menekankan bahwa kerja-kerja kepemiluan, baik oleh KPU maupun Bawaslu, tidak berhenti meski sedang berada di luar tahapan Pemilu atau Pemilihan.  Tujuan utama acara ini adalah sebagai sarana refleksi dan evaluasi mendalam dari pelaksanaan Pemilu/Pemilihan sebelumnya, demi memastikan proses demokrasi ke depannya dapat berjalan semakin baik dan sukses. ​KPU Kabupaten Blora diwakili oleh Noorman Pramono, Anggota KPU Kabupaten Blora yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, menunjukkan komitmen KPU dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pengawasan. ​Tiga Narasumber Kunci dalam Forum ​Forum strategis ini menghadirkan tiga narasumber utama yang berasal dari unsur Pemerintah, Legislatif, dan Komisi Nasional, yaitu: ​Siswo Gunawan dari Badan Kesbangpol Kabupaten Blora. Beliau membawakan materi mengenai Peran Pemerintah Kabupaten Blora dalam Mendukung Pemilu dan Pemilihan, menyoroti pentingnya dukungan eksekutif terhadap suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi. ​Lanova Candra Tirtaka dari Pimpinan DPRD Kabupaten Blora. Dalam sesinya, beliau memberikan Saran dan Rekomendasi terkait Penguatan Kapasitas Kelembagaan Bawaslu, sebagai bentuk pengawasan dan dukungan dari unsur legislatif daerah. ​Muhammad Sirotudon dari Perwakilan Komisi II DPR RI. Membahas materi yang kaya sejarah, beliau mengulas Sejarah Bawaslu hingga Peran Sentral Bawaslu dalam Pemilu, memberikan perspektif nasional mengenai posisi krusial lembaga pengawas. ​Partisipasi Lintas Sektor ​Kegiatan ini juga menarik partisipasi dari berbagai kalangan, menegaskan sifat kolaboratif pengawasan Pemilu. Peserta yang hadir meliputi perwakilan dari Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan berbagai Stakeholder terkait. ​Lulusan Pendidikan Pengawas Partisipatif Pemilu ​Partisipasi lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengawasan yang kuat dan bersifat partisipatif, sesuai dengan tema besar sinergi mitra kerja untuk mencapai integritas demokrasi di Blora.


Selengkapnya
48

KPU Blora Gelar Pleno Rutin Bulan November 2025, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Kegiatan Bulan Desember

​Blora – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora baru-baru ini menyelenggarakan Rapat Pleno Rutin untuk bulan November 2025, Rabu (26/11/2025). Pertemuan yang sarat akan makna strategis ini berfokus pada evaluasi komprehensif terhadap capaian kinerja selama bulan berjalan sekaligus merumuskan proyeksi dan rencana taktis untuk kegiatan di bulan Desember mendatang. ​Diselenggarakan di Aula KPU Blora, rapat pleno ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran komisioner dan sekretariat. Pertemuan ini menjadi platform vital untuk memastikan bahwa setiap tahapan dan administrasi kepemiluan di wilayah Blora senantiasa berjalan di atas koridor integritas, efisiensi, dan akuntabilitas. Evaluasi Kinerja: Menjaga Presisi Pelaksanaan Tahapan ​Agenda utama dalam sesi evaluasi adalah membedah dan menganalisis setiap kegiatan yang telah terealisasi sepanjang November. Poin-poin krusial yang menjadi sorotan meliputi; Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB): Komisioner memberikan penekanan khusus pada presisi data pemilih sebagai jantung dari proses demokrasi. Evaluasi mencakup sinkronisasi data dengan pihak terkait dan upaya maksimalisasi partisipasi masyarakat dalam memverifikasi hak pilih mereka. ​Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih; dievaluasi pula efektivitas metode sosialisasi yang telah digunakan, khususnya dalam menjangkau segmen pemilih muda dan kelompok rentan, guna meningkatkan literasi politik dan partisipasi masyarakat. Proyeksi Strategis: Memetakan Aksi di Bulan Desember ​Beralih ke sesi perencanaan, KPU Blora telah merancang serangkaian kegiatan strategis yang akan dieksekusi selama bulan Desember.  Rencana ini merupakan manifestasi dari komitmen KPU Blora untuk terus bergerak proaktif dalam mempersiapkan diri menuju puncak pesta demokrasi. ​Adapun program-program prioritas yang telah disepakati meliputi; Penguatan Konsolidasi Internal: Mengadakan workshop dan pelatihan teknis bagi staf sekretariat untuk mempertajam pemahaman regulasi terbaru dan meningkatkan kompetensi dalam manajemen tahapan. ​Ekspansi Jangkauan Sosialisasi: Menggagas program sosialisasi yang lebih intensif, fokus pada isu-isu spesifik. Rencana soal peningkatan kapasitas SDM KPU Blora terkait regulasi PAW, pelatihan menulis berita kehumasan, Coktas dan peningkatan regulasi hukum kepemiluan. ​Dalam penutup rapat, Ketua KPU Blora, Widi Nurintan Ari Kurnianto menyampaikan optimisme terhadap kinerja tim.  "Rapat pleno ini menegaskan bahwa KPU Blora senantiasa bekerja dalam koridor profesionalitas. Evaluasi yang mendalam adalah fondasi untuk perbaikan berkelanjutan, sementara proyeksi kegiatan Desember adalah wujud dari komitmen kami dalam mengawal integritas pemilu. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Blora untuk terus bersinergi demi suksesnya Pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas," pungkasnya. ​Hasil pleno ini menjadi bekal penting bagi KPU Blora untuk melangkah ke bulan Desember, sebuah periode krusial dalam kalender pasca tahapan penyelenggaraan.


Selengkapnya